Keheningan damai menyelubungi himpunan pusara uzur dan usang. Ditemani mereka yg terdahulu pergi, abah disemadikan. Kehadiran seakan dinanti dan ketenangan amat dirasai. Yg wajib ditunaikan, namun hati sedu dan hiba di saat ingin meninggalkannya. Untuk seketika, waktu terhenti, namun salam diucap dan kami berlalu pergi. Kata abah..."tak sungguh tak melata, tanam galah dalam padi, tak sungguh kehendak kita, kehendak Allah yg akan terjadi.."
Dan itulah ketentuan Ilahi yg abah tiada lagi.