Arwah abah sering berpesan untuk kebaikan dan kebenaran.
Antaranya "DALAM HIDUP, KITA JANGAN ANIAYA ORANG."
Sebab jika kita aniaya orang, disuatu hari pasti orang akan aniaya kita. Dan jika kita biarkan orang lain dianiaya, nanti kita pula dibiarkan teraniaya.
Justeru berpesanlah dengan keberanian, bukan membisu seperti tiada apa yg berlaku.
Berpesanlah pada abang agar hentikan penganiayaan pada emak, adik2 serta ahli saudara. Hidup biar dibumi yg nyata, bukan bohong semata-mata, kerna ia punca perpecahan keluarga.
Berpesanlah pada kakak agar pulangkan semula hak emak yg hanya dipinjam, bukan untuk disimpan. Bersihkan hati dari berdengki dan buang sifat pentingkan diri, kerna hidup hanya sekali dan emak tiada ganti.
Berpesanlah pada ipar duai agar hentikan penganiayaan pada pekerja bawahan kerna pemandu dan pembantu rumah juga perlukan bantuan. Sedari asal usul dulu yg menumpang tuah dan kekayaan mertua, hingga dibantu untuk berdiri, bukan untuk melupa diri.
Aku sekadar berpesan-pesan sebab yg benar tetap benar, yg salah tetap salah. Kalau ada sesiapa ingin nafikan kebenaran, silalah dan cubalah! ;)
Al-Quran, ayat 103, Surah Al-Asr yg bermaksud..."Demi masa, sesungguhnya manusia itu di dalam kerugian, kecuali orang2 yang beriman dan beramal soleh, dan mereka yg berpesan2 dengan kebenaran serta berpesan2 dengan kesabaran."
Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.